Tanjung (Kemenag Tabalong) – Dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, KanKemenag Tabalong bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui RSUD Badaruddin Kasim menggelar aksi donor darah, Rabu (07/01/26). Kegiatan sosial kemanusiaan ini diikuti oleh 46 orang pendonor yang berasal dari ASN Kemenag Tabalong dan masyarakat umum.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Abd Khairi, S.Ag MM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut, serta kepada seluruh pendonor yang dengan sukarela berpartisipasi sehingga kegiatan donor darah dapat berjalan lancar.
Kegiatan donor darah ini, kata Ka.Subbag TU, merupakan salah satu program dalam rangka mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Tabalong agar tetap tercukupi. “Kegiatan ini tidak hanya untuk ASN Kemenag saja, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang dengan sukarela ingin mendonorkan darahnya demi menambah persediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Menurutnya, kesadaran untuk kegiatan kemanusiaan seperti donor darah perlu terus ditumbuhkan. Selain dapat membantu sesama yang membutuhkan darah, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti menjaga sirkulasi darah serta mengetahui kondisi tekanan darah, baik normal maupun tidak normal.
“Kegiatan ini akan terus dilakukan setiap tahun karena donor darah dapat mengurangi risiko penyakit jantung, membakar kalori, meningkatkan produksi sel darah, serta menjadi bagian dari pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan dari RSUD Badaruddin Kasim menjelaskan bahwa donor darah memiliki banyak manfaat, salah satunya dapat mengurangi simpanan zat besi berlebih yang berbahaya bagi tubuh. “Kadar zat besi yang tinggi dalam darah dapat menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa persyaratan untuk mengikuti donor darah cukup mudah, yakni tekanan darah sistole 100–160 mmHg dan diastole 60–100 mmHg, denyut nadi 60–100 kali per menit dan teratur, tidak sedang mengonsumsi obat-obatan, tidak begadang sebelum donor, serta bagi perempuan tidak sedang dalam masa haid. “Alhamdulillah, dari 46 orang yang mendaftar, sebagian besar memenuhi persyaratan dan dinyatakan layak mendonorkan darahnya. Semoga darah yang didonorkan dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
