MTsN 4 Tabalong – Gerakan Orang Tua Asuh (G-OTA) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong menyalurkan santunan kepada siswa kurang mampu pada Kamis (25/9/25) di mushalla madrasah.
Kegiatan ini merupakan program kepedulian MTsN 4 Tabalong terhadap keberlangsungan pendidikan siswa yang membutuhkan dukungan yang diharapkan dapat meringankan beban sekaligus memotivasi siswa agar tetap semangat dalam belajar.
Santunan diserahkan oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Humas bersama pengurus G-OTA MTsN 4 Tabalong kepada 50 orang siswa kurang mampu.
Wakamad Humas H. Abd. Rahim, S. Ag, dalam arahannya sebelum membagikan santunan menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua asuh yang telah mendukung program ini. “Melalui G-OTA, kita ingin memastikan tidak ada siswa yang terhambat pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujarnya.
Abdurrahim berharap agar program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang ikut terlibat. “Kami berharap G-OTA menjadi budaya peduli yang tumbuh di madrasah ini. Semoga santunan yang diberikan dapat memotivasi anak-anak untuk belajar lebih giat serta membentuk karakter kepedulian sosial di kalangan siswa maupun orang tua,” ungkapnya.
Sementara Herlinawati, S. Pd. I pengurus G-OTA MTsN 4 Tabalong menyampaikan bahwa program ini lahir dari kepedulian bersama dan akan terus diperluas cakupannya. “Kami berkomitmen untuk menjadikan G-OTA sebagai gerakan berkelanjutan. Harapannya, semakin banyak siswa yang terbantu sehingga mereka bisa fokus belajar dan meraih prestasi,” ungkapnya.
Ditambahkannya bahwa kegiatan ini merupakan bentuk gotong royong serta kepedulian bersama terhadap generasi penerus bangsa. Dukungan berupa santunan diharapkan tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi para siswa.
“Kegiatan G-OTA ini direncanakan menjadi program berkelanjutan di MTsN 4 Tabalong, kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antara pihak madrasah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung siswa kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik,” ujar Herlina.
Latisha dari kelas IXG salah seorang penerima santunan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia berjanji akan memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya serta terus berusaha meraih prestasi di madrasah. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Santunan dari G-OTA sangat bermanfaat untuk kebutuhan sekolah saya. Saya berjanji akan belajar lebih giat agar bisa membanggakan. orang tua dan madrasah,” ungkapnya
Kegiatan penyerahan santunan dimulai dengan arahan Wakamad Humas, dilanjutkan dengan penyerahan santunan berupa uang tunai kepada siswa kurang mampu. (Rep:Dyah/Ft:Yadi)
