Loading...
CLOSE

Generasi Emas Tanpa Narkoba, MTs Ihya Ulumuddin Bilas Ikuti Penyuluhan Edukatif Tahun 2025

MTs Ihya Ulumuddin Bilas – Dalam upaya menciptakan generasi muda yang bebas dari pengaruh narkotika, MTs Ihya Ulumuddin Bilas menghadiri kegiatan penyuluhan edukatif.. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong, Camat Upau, Polsek Upau, dan Kepala Desa Bilas sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Di selenggarakan di Aula Balai Desa Bilas, Rabu (22/10/25).

Kepala MTs Ihya Ulumuddin Bilas, Nafsi, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya edukasi tentang bahaya narkoba sejak dini untuk membentengi siswa dari berbagai ancaman penyalahgunaan zat terlarang.

 “Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat memahami risiko narkotika dan menjadi agen perubahan di lingkungan mereka,” ujar Nafsi.

Kepala BNNK Tabalong, AKBP H. M. Tukiman, S.H., M.H., menjelaskan berbagai jenis narkotika dan dampak negatifnya secara mendalam. “Penyalahgunaan narkoba bukan hanya merusak fisik dan mental, tetapi juga masa depan generasi muda. Pencegahan melalui edukasi seperti ini sangat penting agar para siswa dapat mengenali dan menghindari narkoba,” terang Tukiman.

Camat Upau, Agustian, turut menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga anak-anak dari bahaya narkotika. “Pemerintah kecamatan bersama pihak sekolah dan aparat keamanan akan terus bersinergi melakukan upaya pencegahan dan pengawasan,” katanya.

Dari sisi keamanan, Kapolsek Upau, Ipda Mateus Torance, S.E., menjelaskan bahwa aparat kepolisian siap mendukung dan melakukan tindakan tegas terhadap peredaran narkoba di wilayah Upau. Ia juga mengimbau siswa agar berani melapor bila mengetahui adanya peredaran narkotika di sekitar mereka.

Kepala Desa Bilas, Rahmadi, menyatakan komitmen desa dalam mendukung program pencegahan narkoba. “Kami mendukung sepenuhnya kegiatan seperti ini dan akan melakukan pengawasan ketat di tingkat desa agar lingkungan tetap kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak,” ujar Rahmadi.

Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, yang membuat siswa lebih memahami konsekuensi penyalahgunaan narkoba dan cara-cara menghindarinya.

Kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial, tetapi menjadi langkah nyata dalam membangun generasi emas yang sehat, berkarakter, dan produktif tanpa narkoba

(Rep:Sulis/Ft:Awing)