MTsN 4 Tabalong – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong melaksanakan pembagian tablet tambah darah (TTD) kepada para siswi sebagai upaya pencegahan anemia sejak usia remaja. Kegiatan ini dilakukan di ruang kelas madrasah dan menyasar seluruh siswi sebagai bagian dari program peningkatan kesehatan peserta didik, Rabu (4/2/26)
Pembagian tablet tambah darah ini bertujuan untuk menjaga kondisi fisik siswi agar tetap sehat, aktif, dan mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Anemia pada remaja putri dinilai dapat berdampak pada konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, hingga kesehatan jangka panjang, sehingga pencegahan sejak dini menjadi langkah penting.
Kegiatan dilaksanakan oleh pihak madrasah bekerja sama dengan unsur kesehatan sekolah (UKS). Tablet diberikan secara teratur dengan pendampingan dan pengawasan, disertai edukasi singkat mengenai pentingnya konsumsi TTD, pola makan bergizi, serta gaya hidup sehat.
Kepala MTsN 4 Tabalong, M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian madrasah terhadap kesehatan siswi.
“Remaja putri sangat rentan mengalami anemia, sehingga perlu ada langkah nyata untuk pencegahan. Melalui pembagian tablet tambah darah ini, kami ingin memastikan siswi tetap sehat, bugar, dan mampu mengikuti pembelajaran dengan baik,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kondisi tubuh yang sehat akan mendukung konsentrasi belajar dan aktivitas siswa di sekolah.
Sementara itu, Koordinator UKS MTsN 4 Tabalong, Faridah, S. Pd, menjelaskan bahwa pembagian TTD dilakukan secara berkala dan disertai edukasi kesehatan.
“Kami tidak hanya membagikan tablet tambah darah, tetapi juga memberikan pemahaman kepada siswi tentang pentingnya asupan zat besi, pola makan bergizi, dan kebiasaan hidup sehat agar pencegahan anemia bisa berjalan maksimal,” jelasnya.
Ditambahkannya bahwa, melalui kegiatan tersebut, MTsN 4 Tabalong berkomitmen dalam mendukung kesehatan peserta didik sebagai fondasi penting bagi keberhasilan pendidikan, sekaligus membentuk generasi muda yang sehat, kuat, dan produktif.
Salah satu siswi penerima TTD, Rahmiani, mengaku senang dengan adanya program tersebut. “Dengan adanya pembagian tablet tambah darah ini, kami jadi lebih paham pentingnya menjaga kesehatan, terutama agar tidak mudah lelah saat belajar di kelas,” tuturnya.
Selain pembagian tablet, siswi juga diarahkan untuk memahami manfaat TTD, cara konsumsi yang benar, serta pentingnya sarapan dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Edukasi ini menjadi bagian dari pendekatan menyeluruh agar pencegahan anemia tidak hanya bergantung pada suplemen, tetapi juga kebiasaan hidup sehat. (Rep:Dyah/Ft:Tasya)
