Tanjung (Kemenag Tabalong)- Puncak peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Tabalong berlangsung khidmat dengan Pembina Apel dipimpin oleh Bupati Tabalong, H. M. Noor Rifani, kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhammad Tambrin, kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong atas dukungan dan komitmen dalam menyukseskan kegiatan Hari Santri serta penguatan peran pesantren di daerah.
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, dan diterima langsung oleh Bupati H. M. Noor Rifani, didampingi Wakil Bupati Tabalong,Habib Muhammad Taufani Alkaf, Rabu (22/10/25) di Aula Pendopo Bersinar .
Selain penghargaan kepada Pemerintah Daerah, sebanyak 17 pondok pesantren di Kabupaten Tabalong juga menerima penghargaan dan piagam apresiasi atas partisipasi aktif dalam mendukung dan menyemarakkan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tahun 2025, baik melalui kegiatan keagamaan, sosial, maupun edukatif yang melibatkan para santri dan masyarakat sekitar.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Tabalong dan seluruh pondok pesantren adalah upaya penguatan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, serta semangat moderasi beragama di tengah masyarakat.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi merupakan bentuk apresiasi atas sinergi luar biasa antara Pemerintah Daerah dan pesantren di Tabalong dalam menghidupkan nilai-nilai Hari Santri,” ungkap H. Sahidul Bakhri.
“Kemenag Tabalong melihat bahwa semangat kolaborasi yang dibangun Pemkab Tabalong telah memberi dampak positif bagi penguatan dakwah, pendidikan karakter, serta peran santri sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antara Pemkab Tabalong dan pesantren selama ini berjalan sangat baik, terutama dengan adanya dukungan terhadap program “1 Da’i 1 Pondok Pesantren”, yang diinisiasi untuk memperkuat peran da’i dalam pembinaan akhlak, kebangsaan, dan keagamaan di lingkungan pesantren.
“Program ini merupakan bukti nyata bagaimana pemerintah daerah hadir bersama Kementerian Agama dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, dan berkarakter,” jelasnya.
Ka.Kankemenag menyampaikan harapannya agar penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh pesantren untuk terus berinovasi, memperkuat kemandirian ekonomi, serta menjadi lembaga pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pesantren di Tabalong telah membuktikan diri sebagai lembaga yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat modern tanpa kehilangan jati diri keislamannya. Ini yang perlu kita jaga dan terus kita dorong,” pungkasnya. (Rep:Sry/Ft:Halim)
