Banjarbaru (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka.Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Tambrin, membuka secara resmi kegiatan Town Hall dan Capacity Building Pengelola Perencanaan Anggaran dan Kegiatan Penyelenggaraan Haji dan Umrah Tahun 2025, yang digelar di Aura Hotel Banjarbaru, Jumat (24/10/25).
Kegiatan diikuti oleh para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Ketua DWP Kemenag se Kalsel, pejabat bidang penyelenggaraan haji dan umrah, Kepala Seksi PHU dan Pengelola Anggaran Kemenag Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Ka.Kanwil menegaskan pentingnya menjaga kelancaran layanan haji, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan, meskipun struktur kelembagaan Kementerian Haji dan Umrah belum terbentuk di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Pentingnya menjaga agar seluruh layanan haji tetap berjalan normal, mulai dari proses pendaftaran, pembinaan, hingga persiapan pemberangkatan jemaah, meskipun struktur kelembagaan Kementerian Haji dan Umrah belum terbentuk di tingkat daerah,” tandasnya.
“Layanan haji tidak boleh terhenti hanya karena perubahan struktur. Meskipun Kementerian Haji dan Umrah belum ada di provinsi atau kabupaten, pelayanan kepada jemaah harus tetap berjalan normal, tertib, dan sesuai regulasi,” tambah Ka.Kanwil.
Disebutkan, yang kita layani adalah masyarakat, umat yang sudah menabung dan menunggu bertahun-tahun untuk berhaji. "Maka tidak boleh ada pelayanan yang tersendat hanya karena proses kelembagaan. Pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kakanwil meminta agar persiapan penyelenggaraan haji tahun 2026 dilakukan sejak dini. Menurutnya, keberhasilan pelayanan haji sangat ditentukan oleh kesiapan yang matang serta kerja sama lintas sektor.
“Kita harus mulai mempersiapkan penyelenggaraan haji 2026 dari sekarang. Koordinasi, sinergi, dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder harus tetap berjalan normal. Semua unsur, baik internal Kemenag maupun mitra eksternal, harus bekerja seirama,” tegasnya.
Kakanwil berharap, layanan di seluruh daerah dapat menjamin kepastian dan kenyamanan calon jemaah dalam proses pendaftaran hingga pemberangkatan.
Ka.Kanwil mengingatkan agar setiap satuan kerja Kemenag di kabupaten/kota dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, serta stakeholder terkait. “Pelayanan haji adalah kerja bersama. Keberhasilan penyelenggaraan haji merupakan buah dari kolaborasi semua pihak,” tambahnya.
Pihaknya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan, transparansi informasi, dan peningkatan profesionalisme aparatur haji menuju penyelenggaraan haji tahun 2026 yang lebih baik, aman, dan berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tabalong, H. Sahidul Bakhri, menyatakan komitmennya untuk menjalankan seluruh arahan dan kebijakan Kakanwil Kemenag Kalsel. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan haji di Kabupaten Tabalong tetap berjalan normal dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.
Ia menambahkan, seksi PHU Kemenag Tabalong telah menyiapkan sejumlah langkah strategis menghadapi penyelenggaraan haji 2026. Di antaranya memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, pihak Imigrasi untuk memastikan seluruh proses berjalan sinergis.
H Sahidul juga mengapresiasi kegiatan Town Hall dan Capacity Building 2025 sebagai forum penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas aparatur. Menurutnya, kegiatan seperti ini memperkuat komunikasi dan solidaritas antar jajaran Kemenag se-Kalimantan Selatan.
“Kegiatan ini memberi ruang refleksi dan sinergi. Kami berharap forum seperti ini terus dilaksanakan agar pelayanan haji semakin profesional dan berorientasi pada kepuasan jemaah,” ujarnya. (Rep:Sry/Ft:Pendy)
