MAN 4 Tabalong - Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan & Pengembangan Kompetensi Guru dan Tendik dengan tema Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada pembelajaran di madrasah tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kab.Tabalong yang dilaksanakan selama tiga hari, dimulai tanggal 13 s.d 15 Januari 2026 di di Pusat Informasi Pembangunan Kab. Tabalong resmi ditutup. Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Tabalong, Hidayat, S.Ag.M.M mengharapkan guru di madrasah makin profesional, Jum’at (16/1/26)
Sebanyak delapan belas peserta yang terdiri dari Guru MAN 4 Tabalong mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh peserta tampak khidmat dan penuh rasa syukur setelah mengikuti bimtek yang memberikan banyak wawasan baru dalam dunia pendidikan madrasah.
Bimtek ini dirancang sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang mendalam atau deep learning di ruang kelas. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif dalam setiap proses pembelajaran.
Selain itu, penguatan Kurikulum Berbasis Cinta menjadi salah satu fokus utama dalam bimtek ini. Kurikulum tersebut menekankan nilai-nilai kasih sayang, empati, toleransi, serta pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berkepribadian islami.
Selama pelaksanaan bimtek, para peserta mendapatkan berbagai materi yang aplikatif dan relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Diskusi, praktik pembelajaran, serta refleksi bersama menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung secara intensif.
Pada hari terakhir ini, suasana penutupan berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa kebersamaan. Para peserta menyampaikan kesan positif serta harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang.
Kepala MAN 4 Tabalong, Hidayat, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, narasumber, serta peserta bimtek guru MAN 4 Tabalong. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas profesionalisme guru madrasah.
“Bimtek ini bukan sekadar kegiatan formal, tetapi menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran di madrasah yang bermakna, mendalam, dan penuh cinta kepada peserta didik,” ujar Hidayat.
Ia juga berharap agar seluruh guru MAN 4 Tabalong yang telah mengikuti bimtek mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari di madrasah. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik dan berkarakter.
Lebih lanjut, Kepala MAN 4 Tabalong menekankan pentingnya sinergi antar guru di madrasah. Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun selama bimtek dapat terus terjaga dan dikembangkan dalam berbagai program pendidikan lainnya.
Penutupan bimtek secara resmi dilakukan oleh H. Rahmadianor, S.Pd selaku Ketua PGRI Cab. Khusus Kemenag. Dalam sambutannya, Rahmadianor menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bimtek yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan madrasah saat ini.
“Peningkatan kompetensi guru adalah kunci utama dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Melalui pendekatan deep learning dan kurikulum berbasis cinta, kita berharap madrasah mampu melahirkan peserta didik yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” tutur Rahmadianor
.
Ia juga menegaskan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman dalam setiap proses pembelajaran.
Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik. Dengan demikian, potensi siswa dapat berkembang secara optimal. Ia juga mendorong para guru untuk terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur pendidikan Islam.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Suasana haru dan kebersamaan terasa saat para peserta saling berbagi pengalaman dan motivasi. Tutupnya (Rep:Tini/Ft:Krida)
