MTs Ihya Ulumuddin Bilas - Dalam rangka membentuk karakter siswa yang religius dan berakhlak mulia, MTs Ihya Ulumuddin Bilas menggelar kegiatan keagamaan bersama. Kegiatan ini dipandu langsung oleh guru pembina keagamaan, Misriani, S.Pd., dan diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf madrasah, diselenggarakan di Mushalla MTs Ihya Ulummuddin Bilas, Selasa (1/10/25).
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan surah-surah dalam Juz Amma secara bersama-sama, yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dalam kegiatan belajar, kesehatan, serta keselamatan seluruh warga madrasah.
Misriani, selaku guru pembina sekaligus pemimpin kegiatan, menyampaikan bahwa pembacaan Juz Amma dan doa bersama ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dalam diri para siswa sejak dini.
“Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin membiasakan anak-anak dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikan doa sebagai kekuatan utama dalam menghadapi segala tantangan. Ini bagian dari upaya membangun karakter Islami di lingkungan madrasah,” ungkap Misriani.
Sementara itu, Kepala Madrasah MTs Ihya Ulumuddin Bilas, Nafsi, S.Pd., memberikan apresiasi atas antusiasme siswa dan peran aktif guru pembina dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kegiatan keagamaan merupakan salah satu pilar penting dalam pembinaan mental dan spiritual peserta didik.
“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia. Kegiatan seperti ini akan terus kami galakkan sebagai bagian dari program madrasah,” tutur Nafsi dalam keterangannya.
Kegiatan keagamaan bersama ini merupakan bagian dari program rutin mingguan di MTs Ihya Ulumuddin Bilas yang bertujuan untuk membentuk lingkungan madrasah yang religius, damai, dan inspiratif. Selain pembacaan Juz Amma dan doa bersama, madrasah juga merancang kegiatan keagamaan lainnya seperti tadarus, kultum, dan peringatan hari besar Islam.
Melalui kegiatan ini siswa-siswi MTs Ihya Ulumuddin Bilas dapat semakin mencintai Al-Qur’an, membiasakan diri berdoa, dan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.
(Rep:Sulis/Ft: Imis)
