Tanjung (MTsN 7 Tabalong) – Guna meningkatkan keselamatan siswa di jalan raya, Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Tabalong mulai memperketat koordinasi dengan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) setempat. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya volume kendaraan dan identifikasi beberapa titik rawan kecelakaan yang berada tepat di depan gerbang sekolah, Selasa (13/01/26).
Koordinasi yang dilakukan ini turut dihadiri oleh pihak MTsN 7 Tabalong, Ketua RT setempat dan pihak dari Polsek Muara Uya, dimana dalam koordinasi ini disepakati beberapa poin yang intinya pihak madrasah akan melakukan kolaborisi dengan pihak kepolisian untuk menjaga titik rawan keluar masuknya siswa MTsN 7 Tabalong dengan menempatkan petugas dari MTsN 7 Tabalong dan juga dari pihak kepolisian.
Kepala Madrasah, H. Bahrul Elmi, S.Ag.MM menyatakan bahwa langkah proaktif ini diambil mengingat meningkatnya volume kendaraan di jam sibuk yang berisiko bagi para siswa, terutama mereka yang berjalan kaki atau bersepeda. “Keselamatan siswa adalah prioritas utama kami, melalui koordinasi dengan pihak kepolisian, kami ingin memastikan adanya langkah nyata, baik dari sisi pengamanan lalu lintas maupun edukasi bagi siswa agar lebih waspada di jalan,” ujarnya.
Sementara itu anggota Polsek Muara Uya Brigadir M. Hasbi A.S., S.A.P, menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama Dinas Perhubungan akan meninjau ulang kelengkapan rambu, seperti ZOSS (Zona Selamat Sekolah), marka jalan, dan keberadaan pita penggaduh (rumble strips).
Ditambahkannya bahwa pihak kepolisian juga akan melakukan sosialisasi berkala kepada siswa dan orang tua mengenai penggunaan helm standar (SNI) dan larangan membawa kendaraan bermotor bagi siswa di bawah umur.
“Faktor utama kerawanan kecelakaan di area pendidikan adalah kurangnya kesadaran pengendara umum untuk menurunkan kecepatan saat melintasi zona sekolah,”pungkasnya.(Rep”Rz/Ft:Rd)
