MTs Ar Raudlah Tanta – Sebanyak 15 peserta perwakilan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ar Raudlah Tanta yang lulus babak penyisihan Olympiad. Vol. 3 Genza Education 2025/2026, kembali berlaga dalam babak semifinal pada Selasa (11/11/25) bertempat di kantor Genza Education Tanjung.
Koordinator siswa berprestasi madrasah Norlaila, S.Pd yang mendampingi dan memantau langsung kegiatan mengatakan bahwa perlombaan yang diikuti peserta sangat penting dalam mengembangkan kemampuan dan bakat peserta terpilih.
“Babak semifinal ini nanti akan menentukan pemenang yang nantinya jadi perwakilan madrasah ke babak final. Kegiatan ini sangat penting bagi madrasah baik peserta maupun guru pendamping untuk mengetahui yang terbaik, semoga semua peserta tetap bersemangat dalam mengikuti semua tahapan,” ujar Laila.
Ditambahkannya Olimpiade Genza Education 2025 menjadi salah satu ajang bergengsi yang diikuti oleh siswa-siswi madrasah untuk mengasah kemampuan akademik dan menumbuhkan jiwa kompetitif di bidang pendidikan.
“Olimpiade yang diselenggarakan oleh Genza Education Indonesia ini diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai sekolah dan madrasah di Tabalong. MTs Ar Raudlah Tanta menjadi salah satu madrasah yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan peserta terbaiknya dari berbagai mata pelajaran, antara lain Matematika, IPA, dan IPS,” tambahnya.
Laila juga mengungkapkan bahwa para siswa telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan lomba. “Kami melakukan pembimbingan rutin dan latihan soal sejak awal bulan Oktober. Anak-anak menunjukkan semangat luar biasa, dan itu menjadi modal penting untuk menghadapi babak penyisihan ini,” tuturnya.
Pelaksanaan babak semifinal dilaksanakan sesuai jadwal yang dibuat oleh panitia, dilakukan secara daring melalui sistem terpusat yang dikelola oleh panitia Genza Education. Para peserta mengikuti lomba menggunakan smartpone dengan didampingi oleh guru pembimbing dan panitia yang memastikan jalannya kegiatan sesuai dengan ketentuan.
Selama pelaksanaan, suasana kompetisi tampak kondusif. Para peserta dengan tekun mengerjakan soal-soal berbasis komputer yang menuntut ketelitian dan kecepatan berpikir. Panitia madrasah juga memastikan jaringan internet dalam kondisi optimal agar kegiatan berlangsung tanpa kendala.
Salah satu peserta, Rahmi Novianti, mengaku senang dapat mengikuti ajang tersebut. “Awalnya agak tegang karena soal-soalnya cukup menantang, tapi saya senang bisa ikut pengalaman seperti ini. Semoga bisa lolos ke babak final,” ujarnya dengan penuh harap.
Kegiatan Olimpiade Genza Education tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan motivasi belajar di kalangan peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat lebih mencintai ilmu pengetahuan serta siap menghadapi tantangan akademik di masa depan. (Rep/Ft: Novita)
